Rabu, 07 April 2010

Ujian sekolah mapel Sejarah (¬_¬)


Hm…
Ujian sekolah yang berasa seperti UNAS. Kupikir sih, ujian sekolah itu harusnya lebih ‘ringan’ dari UNAS. Jadi ga terlalu bikin murid tertekan. Terlebih lagi, penjagaannya dilakukan oleh guru sendiri. Harusnya sih bisa sedikit lebih santai. Gurunya mungkin juga ‘pengertian’.

Yah, turut berduka dengan kejadian anak-anak ipa 1 yang menempati ruang 1. Ujian sekolah mapel sejarah—yang hapir ga ada yang niat sama sekali di mapel itu—kebagian pengawas yang ‘ga mau tau’.

Menurut cerita sih, semua pada ga bisa berkutik. Dipelototin, diawasi ketat. Untung ruang 2—kelasku—pengawasnya baik hati. Bahkan ngobrol-ngobrol sama muridnya. Sempet bercanda juga. Yah, beruntung. Kalau misalnya kelas kami—ruang 2—kebagian pengawas ruang 1, mungkin nilai sejarah sudah tiarap.

Kejadian ruang 1; katanya sih, bendahara kelas, namanya dicoret gara-gara ketahuan nyontek. Phew. Harusnya wajar juga dong, anak ipa kerjasama ngerjain pelajaran ips. Hello~ sejak kapan anak ipa ada yang niat banget belajar ips melebihi niatnya belajar ipa? Pindah kelas aja mah kalo gitu (¬_¬)

Setelah tau pengawas ruang 1 yang ‘gak bener itu’, langsung memastikan, kapan ruang 2 dijaga sama tuh guru. Dan ternyata, guru itu ga ngawas di ruang 2. Yokatta ne. kalo diawas tuh guru, stress pastinya (¬_¬). Dijaga sama mami Emy aja udah gregetan, apalagi dipelototin sama bu Ani (¬_¬)

Waktu ujian mapel Sejarah di ruang 2 berjalan sangat mulus. Terlebih saya. Mwohohoho.
Istirahat, bel masuk. Saya masuk kelas, lalu duduk manis menunggu lembar jawaban dan lembar soal yang dibagikan. Setelah itu, teman saya, mulai bertanya-tanya, “eh, tau jawaban nomer 27 gak?” dan mendengar seperti itu, saya mencoba melihat soal, dan langsung sweatdrop. Tertulis…

Pada tanggal berapa presiden Abdurrahman Wahid dilantik?

Saya Cuma cengo. Temen di belakang saya jawab, yang pasti bulan oktober. Ya iya lah! Pilihan jawabannya juga semua bulan oktober! Tanggalnya bego! =..=

Dan saya Cuma menjawab dalam hati, “saya tahunya beliau mendapat gelar almarhum pada tanggal 31 desember 2009, bu.”

Lalu soal nomer 28.

Pada pemilu tahun 1999, parpol mana yang memenangkan?

Sigh! Mana saya tahu! Tahun segitu mah, saya masih kecil, masih imut-imut. Dan jelas saya ga peduli sama hal semacam itu. Sekarang malah ditanyain (¬_¬)

Setelah ‘menjelajah’ isi soal, saya ga menemukan soal yang bisa dikerjakan *bakared*. Walhasil, saya langsung tutup soal, dan males-malesan, sampe ngantuk banget =_= yah, beginilah kelakuan nista pelajar ipa kalau disuruh ngerjain mapel ips. Males-malesan, sambil nunggu jawaban. Hahaha.

Yah, siapapun yang baca curcol geje ini, harap jangan ditiru ya XP

Jumat, 26 Maret 2010

Rekomendasi Anime

Bakemonogatari




Koyomi Araragi, adalah seorang siswa SMA yang dulunya adalah seorang vampire yang kini menjadi manusia dengan bantuan Oshino Meme--yang merupakan seorang ahli supranatural--.

Cerita ini dimulai saat Araragi terburu-buru menaiki tangga. Lalu tanpa sengaja, ia melihat seorang gadis yang jatuh dari atas. Reflek, ia menangkap tubuh gadis itu. Dan ternyata, gadis itu--yang diketahui bernama Hitagi Senjougahara-- tidak mempunyai berat badan.

Setelah itu, Araragi sedang belajar bersama ketua kelasnya--Tsubasa Hanekawa. Ditengah belajarnya, ia ingat akan bertemu dengan Oshino Meme karena ada keperuan, maka Araragi undur diri pada Hanekawa. Namun di luar kelas, ia sudah dicegat oleh Senjougahara. Ia diancam supaya tidak mengatakan pada siapapun terkait dengan kondisi Senjougahara--yang tidak mempunyai berat badan. Araragi mengiyakan--karena kalau tidak, mulutnya akan disobek dengan cutter yang sudah menempel di pipinya. Namun, setelah persetujuan itu, diluar dugaan, Senjougahara menstapler mulut Araragi, dan kemudian pergi.

Setelah itu, Araragi menyusul Senjougahara dan menawarkan bantuan untuknya supaya ia bisa mendapatkan berat badannya kembali. Awalnya Senjougahara ragu. Namun setelah Araragi menunjukkan mulutnya yang tadi telah distapler oleh Senjougahara tidak berbekas sama sekali. Barulah Senjougahara percaya.

Anime ini tergolong ecchi. Menurut saya, anime ini cocok untuk umur 16 tahun ke atas.
Anime ini terdiri dari 12 episode. Dimana episode 1 dan 2 membahas tentang Senjougahara dan 'keanehannya'. Lalu episode-episode selanjutnya membahas tentang Mayoi Hachikuji, seorang arwah (bocah) penasaran yang ingin kembali pulang ke rumahnya. Lalu juga ada tentang 'keanehan' Suruga Kanbaru, yang tangan kanannya seperti tangan kera yang bisa mengabulkan 3 permintaannya, namun setelah 3 permintaan itu terkabul, maka ia akan mati. Lalu juga membahas Nadeko Sengoku, ia dikutuk oleh teman sekelasnya karena sempat menolak cintanya. Tubuhnya penuh dengan jejak sisik ular. Lalu yang terakhir, membahas tentang Tsubasa Hanekawa, yang karena stress, saat tengah malam, ia menjelma menjadi siluman kucing.

Episode lengkap mengenai Tsubasa Hanekawa disajikan spesial di episode 13 dan 14 (OVA)

Vampire Knight AMV (KanaYuu) by Me

Ouran High School Host Club AMV (TamaHaru) by Me

Kamis, 25 Maret 2010

Rekomendasi Anime

Tokyo Magnitude 8.0




Mirai Onosawa dan Yuuki Onosawa, adalah sepasang kakak adik. Mirai, yang merupakan murid kelas satu SMP, merasa bosan akan kehidupannya. Karena keluarganya yang tak pernah akur. Ibunya selalu saja sibuk bekerja. Begitu pula dengan ayahnya.

Suatu saat, pada hari ulang tahun ibunya, Yuuki meminta pergi ke pameran Robot. Sementara ibunya tidak bisa menemaninya, ia menyuruh Mirai. Dan dengan berat hati, Mirai mengiyakan. Seperti biasa, Mirai selalu ketus pada adiknya.

Setelah berkeliling di pameran robot, ia pergi ke mall dengan Yuuki. Di sana, Yuuki melihat jepit rambut dengan aksen bunga. Ia ingin membelinya, sebagai hadiah ulang tahun untuk ibunya. Namun, sebelum ia mengambil jepit rambut itu, jepit rambutnya terlebih dahulu diambil oleh seorang wanita. Setelah ia mengetahui Yuuki ingin membelinya, akhirnya ia mengalah dan memberikan jepit rambut itu kepada Yuuki.

Setelah itu, mereka pulang. Saat akan keluar dari mall, Yuuki mengatakan ingin pergi ke kamar kecil. Mirai mengijinkan, dan sebelumnya ia juga minta dibelikan minuman oleh Yuuki. Semantara menunggu, Mirai bersandar pada tiang pembatas jalan. Namun tiba-tiba, gempa besar terjadi. Mirai panik. Setelah gempa berhenti, ia bingung, karena Yuuki masih ada di dalam mall. Ia kemudian bergegas untuk mencari Yuuki. Apa yang akan teradi selanjutnya? Apakah Mirai berhasil menemukan adiknya di dalam mall yang hampir roboh itu? Dan apakah ia bisa pulang dengan selamat?

Anime ini cukup mengharukan. Terlebih lagi, hubungan persaudaraan antara Mirai dan Yuuki. Bagi orang melankolis mungkin akan banjir air mata jika menonton anime ini :p (seperti saya, yang nonton sampe mata bengkak. Huahahahaha). Dan anime ini juga sarat akan pesan moral. Cocok ditonton oleh semua umur.